Halo, Takaiters!

Tantangan hidup setelah menyelesaikan pendidikan adalah bekerja. Setiap orang yang baru menyelesaikan pendidikannya pasti mendambakan secepatnya mendapatkan pekerjaan. Terbatasnya jumlah lapangan kerja yang tersedia, tak sebanding dengan banyaknya lulusan. Hal ini membuat persaingan semakin ketat.

Bagi para fresh graduates yang baru saja menyelesaikan pendidikan di bangku sekolah maupun kuliah, welcome to the real life. Kamu akan bersaing dengan sesama lulusan baru yang lainnya, maupun dengan yang sudah berpengalaman. Meskipun kamu masih minim pengalaman, bukan berarti kamu tak bisa mendapatkan pekerjaan secepatnya.

Lalu, apa saja faktor yang dapat mempercepat kamu untuk segera mendapatkan pekerjaan?

Bangun Koneksi

Foto: pexels.com

Koneksi adalah salah satu bagian penting dalam mencari pekerjaan. Apalagi jika kamu membutuhkan pekerjaan secepatnya, karena berbagai alasan dan tuntutan dari berbagai pihak. Dari koneksilah kamu bisa mendapatkan informasi lowongan kerja di berbagai perusahaan. Mulai sekarang bangunlah koneksi dengan banyak orang. Hubungi kembali teman lama yang ada di kontakmu. Kamu tidak akan rugi jika memiliki jaringan koneksi yang luas.

Jaringan Almamater

Foto: pexels.com

Kita tidak bisa menduga dari mana akan mendapatkan pekerjaan nantinya. Oleh karena itu, tak ada salahnya jika kamu bergabung dalam jaringan almamater. Kamu dapat menanyakan lowongan apa yang tersedia di tempatnya bekerja saat ini dari mereka yang lebih dulu bekerja.  Mereka pun tidak akan pelit berbagi informasi yang mungkin kamu butuhkan. Banyak petinggi perusahaan yang memilih untuk mencari pekerja dari almamater yang sama dengan mereka.

Bergabung dalam Organisasi

Foto: pexels.com

Jika kamu sudah aktif bergabung dalam organisasi sejak di bangku pendidikan, ini sangat menguntungkan. Kamu sudah mulai mengasah kemampuan soft skill untuk siap terjun ke dunia kerja. Dengan bergabung dalam organisasi, kamu jadi terlatih untuk berkomunikasi dan juga memecahkan masalah. Selain itu, kamu juga belajar bekerjasama dengan team. Dalam dunia kerja, kecakapan ini sangat diperlukan.

Menambah Wawasan

Foto: pexels.com

Di era digital ini, kamu dapat mengakses berbagai informasi dari berbagai sumber. Salah satunya adalah smartphone dan internet. Salah satu cara menambah wawasan adalah dengan membaca. Membaca berita terbaru dari koran online, maupun mengikuti kelas online sangat membantu untuk menambah wawasan. Tentu saja ini dapat mendukung saat kamu terjun ke dunia kerja. Bisa saja kamu akan menemukan informasi pekerjaan yang sesuai dengan yang kamu inginkan di sana.

Menjadi Freelancer

Foto: pexels.com

Untuk permulaan dan mengisi waktu, kamu bisa memilih untuk menjadi pekerja lepas (freelance). Freelancer bekerja tanpa ikatan kontrak yang panjang, atau sesuai kesepakatan dengan pemberi kerja. Pekerja freelance umumnya memiliki keahlian khusus untuk mengerjakan proyek tertentu. Freelance biasa diasosiasikan dengan bekerja dari rumah atau dari mana saja tanpa harus datang ke kantor. Banyak pengalaman yang kamu peroleh saat menjadi seorang freelancer. Ini dapat menjadi nilai lebih saat kamu melamar pekerjaan di kemudian hari.

So, mulailah dari sekarang untuk menambah wawasan, membangun koneksi dan komunikasi. Jalin silaturahmi dengan teman satu almamater dan juga kakak kelas. Tetap jaga komunikasi yang intens dan harmonis dengan mereka. Tetapi perlu diingat, ya, jangan sampai kamu dibilang teman yang hanya datang saat ada perlu saja.