Hai, Takaiters!

Pernah nggak sih ngrasain penat dan bosan melakukan rutinitas yang itu-itu aja?
Apalagi rutinitas di kota yang selalu akrab dengan keriuhan dan hiruk pikuknya, dari macet, lalu lintas yang semrawut dan udara yang seakan kurang menyegarkan tubuh.
Kalau udah ngrasa kayak gini hati-hati ya karena bisa jadi kalian kena virus bosan akut. “Terus gimana dong solusinya biar nggak kena virus ini?”

Tenang Takaiters dijaman serba moderen ini gampang kok untuk mengatasi kebosanan, salah satunya adalah dengan mencoba hal-hal baru seperti Traveling, lalu traveling seperti apa sih yang cocok untuk kita nikmati? Mendaki gunung bisa jadi salah satu alternatifnya.

Mendaki gunung merupakan kegiatan yang cukup fenomenal di kalangan anak muda, bahkan ada pula yang mampu mendaki gunung di usia yang sudah senja. Nah bagi para pemuda jangan mau kalah ni untuk mencoba sensasi yang luar biasa ketika mendaki gunung. Lalu apa aja sih persiapannya agar mendaki gunung terasa menyenangkan?

Yuks, simak yang perlu diperhatikan persiapan saat mendaki gunung, Takaiters!

1. Persiapkan Fisik dan Mental

persiapan yang harus dibawa saat mendaki gunung
Foto: blibli.com

Salah satu syarat utama saat mendaki gunung adalah kesiapan fisik dan mental. Hal ini sangatlah dibutuhkan karena kita belum tau medan seperti apa yang harus kita hadapi saat mendaki gunung nanti. Olahraga setiap hari bisa menjadi salah satu hal yang kita lakukan untuk melatih fisik kita
Fisik siap tidak akan ada artinya jika mental lemah.

Mental ini bisa diartikan dengan keberanian dalam menghadapi situasi saat mendaki maka dari itu Persiapan fisik dan mental menjadi 1 paket bekal yang harus dimiliki dan disiapkan sebelum mendaki.

2. Makan Makanan Bergizi

yang harus dibawa saat mendaki bagi pemula
Foto: jovee.id

Mendaki gunung adalah kegiatan yang sangat menguras energi, sehingga kita harus mempersiapkan kondisi fisik kita dengan sebaik-baiknya, selain itu asupan penambah energi menjadi sangatlah penting untuk dikonsumsi agar tidak mudah kelelahan atau pun sakit saat berada di perjalanan. Karena selain perbekalan berat yang harus kita pikul kita juga harus mampu menopang berat badan kita sendiri.

3. Kerja Sama

yang perlu disiapkan saat mendaki gunung
Foto: seva.id

Mendaki gunung tidak bisa sendiri, kecuali bagi orang-orang yang sudah terlatih dan memiliki pengalaman yang cukup. Dengan mendaki gunung yang dilakukan bersama teman dapat mengajarkan kita tentang arti kerjasama.

Saling bergandengan tangan dan menarik tangan teman ketika jalan yang menanjak membuat tenda dan mempersiapkan makanan bersama akan sangat menyenangkan dengan bekerja sama.

4. Prediksi cuaca

persiapan saat naik gunung
Foto: tribunnews.com

Cuaca yang mendukung juga menjadi salah satu hal yang perlu menjadi perhatian, apa lagi bagi pemula. Karena ketika pendakian tak jarang kita akan menghadapi suhu udara yang ekstrim. Hujan dan cuaca yang ekstrim bisa mempengaruhi kondisi medan jalan yang akan ditempuh.

Sehinga di musim hujan tidak disarankan untuk mendaki bagi para pemula ya Guys, kecuali kita menggandeng teman yang sudah berpengalaman dalam pendakian.

5. Kantong sampah

Foto: foretsact.com

Setiap perjalanan mendaki gunung pasti kita akan membawa perbekalan makanan yang cukup sebagai pengisi perut dan penambah energi saat di perjalanan nanti. Setiap makanan yang kita bawa pastilah akan menghasilkan sampah, apalagi sampah itu adalah sampah plastik yang sulit diurai oleh tanah.

Hal ini harus menjadi perhatian penting, karena kita tidak boleh seenaknya membuang sampah di tempat-tempat pendakian. Justru kita harus tetap menjaga keasrian dan kebersihan tempat pendakian tersebut. Karena di gunung akan sulit untuk menemukan tempat sampah.

Maka dari itu, membawa kantong sampah menjadi hal yang wajib dipersiapkan untuk membawa sampah itu di perjalanan pulang dan membuangnya di tempat pembuangan sampah yang ada.

Itulah beberapa hal yang dibutuhkan untuk persiapan saat mendaki gunung, Takaiters! Lelahnya mendaki gunung akan terbayar dengan udara yang segar dan sensasi sunrise yang jarang kita nikmati di kota.