Hai, Takaiters!

Nasi adalah makanan pokok bangsa Indonesia. Beberapa orang merasa belum makan jika belum makan nasi. Lalu bagaimana jika tidak ada nasi? Ternyata di Indonesia yang subur ini memiliki lima jenis makanan yang nilainya sama dengan nasi karena sama-sama mengandung karbohidrat.

Di Hari Pangan Sedunia pada hari ini, tanggal 16 Oktober, mari kita ulas makanan pokok yang bisa menggantikan nasi, Takaiters!

Penasaran ingin tahu? Yuk simak di bawah ini:

1. Singkong

hari pangan sedunia 2020
Foto: doktersehat.com

Indonesia beriklim tropis sehingga pohon singkong terdapat di mana-mana. Bagi masyarakat Indonesia singkong diolah berbagai makanan dan sudah akrab di lidah.

Dilansir dari detikfood, dibanding dengan nasi, singkong lebih sehat karena singkong mengandung karbohidrat kompleks dengan kadar gula rendah sehingga memberi rasa kenyang lama. Sedang nasi mengandung karbohidrat sederhana dengan kadar gula tinggi sehingga ketika dicerna nasi akan diubah menjadi energi dengan cepat dan meningkatkan kadar gula darah.

Kabar baiknya, dari ahli gizi Jansen Ongko, Msc, RD, mengonsumsi singkong dapat menurunkan berat badan, lo.
Bagaimana Takaiters, masih ragu mengonsumsi singkong Sebagai pengganti nasi?

2. Jagung

hari pangan sedunia adalah
Foto: Liputan6.com

Jagung adalah Makanan pokok masyarakat Madura di Jawa Timur. Jagung banyak digemari karena mengenyangkan. Kandungan utama dari jagung adalah karbohidrat sehingga sering dikonsumsi sebagai pengganti dari nasi.

Dilansir dari laman helloSehat, jagung mengandung karbohidrat kompleks, serat, dan protein. Komposisi ketiga unsur ini dicerna lambat oleh tubuh sehingga memberikan rasa kenyang yang lama dan tidak mengakibatkan melonjaknya gula darah walaupun jagung memiliki kadar gula tinggi.

Hal ini karena jagung mengandung serat yang memperlambat pemecahan glucosa untuk dilepaskan dalam darah.
Maka jagung dapat dipakai sebagai pengganti nasi, bahkan lebih sehat walaupun jagung tinggi kadar gula tetapi aman untuk gula darah.

3. Sagu

hari pangan sedunia 2019
Foto: BeritaBeta.com

Sagu banyak ditemukan di Indonesia bagian timur, seperti di Maluku dan Papua. Sagu mengandung karbohidrat sehingga dijadikan makanan pokok bagi penduduk setempat. Di Indonesia timur sagu diolah menjadi kuliner yang disebut papeda.

Dilansir dari laman Sehatq, kalori yang dimiliki sagu cukup besar, yaitu dalam 100 gram sagu terdapat 332 kalori dan karbohidrat sebanyak 83 gram. Takaiters tidak usah takut mengonsumsi sagu karena baik sebagai sumber energi menggantikan nasi.

4. Ubi

hari pangan sedunia 2020 gereja katolik
Foto: Merdeka.com

Ubi sering dianggap suguhan tradisional dan dianggap remeh. Namun ketahuilah, Takaiters, kandungan dan manfaat ubi tidak dapat dipandang sebelah mata.

Karbohidrat dalam 100 gram ubi adalah 20 gram sehingga ubi baik di konsumsi sebagai makanan pokok. Di pasaran ubi ditemukan dalam tiga jenis warna yaitu, putih, orange, dan ungu. Ketiga jenis ubi memiliki kandungan dan manfaat yang sama.

Maka dengan mengonsumsi ubi kebutuhan makanan pokok terpenuhi dan manfaatnya banyak untuk kesehatan. Di antaranya, mencegah kanker hingga menurunkan berat badan. Takaiters, berani beralih ke ubi sebagai makanan pokok?

5. Kentang

Foto: Liputan6.com

Di Indonesia masih jarang mengonsumsi kentang sebagai makanan pokok. Dalam 100 gram kentang atau kentang ukuran sedang mengandung sekitar 90 kalori dan 60-90 persen karbohidrat, kentang juga tidak mengandung lemak.

Mengonsumsi kentang akan mengenyangkan dan tidak perlu takut merasa gemuk. Maka kentang sering sebagai menu karbohidrat utama untuk diet penggantikan nasi.

Takaiters dalam menghadapi hari pangan sedunia beranikah beralih mengonsumsi nasi dengan yang disebut di atas? Yuk, dicoba.