Halo, Takaiters!

Tidak ada satu pun orang di dunia ini yang hidupnya selalu ada di zona nyaman dan bahagia. Pada satu titik seseorang akan merasa ada yang salah pada dirinya, merasa kurang, merasa masalah datang secara silih berganti, merasa tidak punya skill yang bisa dibanggakan, merasa tidak beruntung, merasa paling menderita, bahkan merasa kenapa, sih, Tuhan menciptakan dengan fisik seperti ini. Ada begitu banyak kalimat negatif yang secara sadar atau tidak sadar ditujukan untuk diri sendiri. Padahal kenyataannya, kondisi sebenarnya tidak tidak seburuk dan separah yang dipikirkan.

Takaiters, setiap kalimat negatif yang terucap atau bahkan baru sebatas dipikiran dapat membentuk pola pikir dan mempengaruhi alam bawah sadar. Ketika terbiasa mengucapkan kalimat negatif pada diri sendiri, secara tidak sadar sedang memandang rendah diri sendiri, menganggap diri tidak pantas, tidak layak, tidak mampu dan patut dikasihani. Jika hal ini dilakukan secara terus-menerus tentu akan berdampak negatif bagi masa depan. Yuk, mulai sekarang hindari dan hentikan pengucapan 5 kalimat negatif yang tidak layak ditujukan untuk diri.

Saya Bisanya Cuma Segini Doang, Mau Bagaimana Lagi

Foto: pexels.com

Jangan biarkan pikiran kamu dipenuhi dengan kalimat dan skenario negatif yang bisa menurunkan kepercayaan diri. Percayalah bahwa kamu bisa melakukan sesuatu hal yang bahkan di luar zona nyaman. Ketika dihampiri keraguan yang membuat ingin menyerah, maka keluarkan kalimat sakti ‘saya mampu dan saya harua bisa!’.

Memang Saya Ini Sumber Masalah. Gara-Gara Saya Semua Jadi Kacau dan Berantakan

Foto: pexels.com

Manusia tidak luput dari kesalahan dan kesalahan tidak boleh menjadi alasan untuk menyerah. Kesalahan dan kegagalan yang pernah kita lakukan seharusnya bisa menjadi ajang untuk belajar dan mengasah kemampuan. Berhentilah menyalahi diri sendiri dan jangan pernah takut untuk memperbaikinya. Salah bukan berarti kiamat, bukan.

Tidak Ada Gunanya Dilanjutkan, Pasti Gagal

Foto: pexels.com

Jangan biarkan ketakutan merasuki diri dan pikiran sehingga membuat putus asa dan menyerah. Sadarilah bahwa kesempatan terkadang datang di balik sebuah kesulitan. Penting untuk membuka pikiran untuk menantang setiap kesulitan yang dihadapi. Ingat, di balik kesulitan akan ada kemudahan yang diselipkan Tuhan. Kuncinya ada berdoa dan berusaha.

Sepertinya Mimpi Saya Terlalu Tinggi

Foto: pexels.com

Setiap orang berhak bermimpi. Seorang Agnes Monica saja berani bermimpi untuk go international dan dia mampu mewujudkannya. Agnes Monica membuktikan bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika dilakukan dengan niat dan sungguh-sungguh. Yang salah itu jika kamu hanya sebatas berangan-angan.

Saya Tidak Ada Apa-Apa Kalau Dibandingkan Dengan Kakak

Foto: pexels.com

Tidak perlu membandingka diri dengan orang lain, meskipun itu adalah saudara kandung sendiri. Setiap manusia itu unik dan Tuhan telah menciptakan dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Yang perlu dilakukan adalah berusaha, berdoa dan yakinkan diri akan ada waktunya kamu menjadi seseorang yang spesial.

Takaiters, jangan memberikan pesan negatif pada diri dengan mengatakan tidak memiliki kemampuan untuk mengatasi perubahan yang terjadi. Jika diri sendiri saja sudah menyerah, bagaimana Tuhan dan orang lain akan membuat kita bangkit dan berada di zona sukses.

Salam semangat dan keep positive thinking!