Hai, Takaiters!

Jika ingin berkunjung ke Kampung Naga maka kamu harus mencari rute Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, dan Kabupaten Tasikmalaya. Jarak dari kota Tasikmalaya sekitar 30 km. Sedangkan dari kota Garut sekitar 26 km. Kamu harus menuruni sekitar 400 tangga untuk sampai ke kampung tersebut.

  1. Kampung Di Sebuah Lembah

Pertanyaan tentang fakta kampung naga tasikmalaya
Foto: kepoo.me

Kampung unik ini berbatasan dengan hutan, sungai dan sawah. Di sebelah Barat dibatasi hutan keramat yaitu tempat para leluhur dimakamkan. Di sebelah Selatan, kampung ini dibatasi pesawahan penduduk. Sedangkan di sebelah Utara dan Timur dibatasi Sungai Ciwulan. Sumber sungai ini berasal dari Gunung Cikuray Garut.

Kampung seluas 1,5 hektar ini digunakan untuk perumahan, pekarangan, kolam, dan pesawahan.

Kata naga berasal dari letak kampung yang berada di bawah tebing atau berada di lembah. Tebing dalam bahasa Sunda yaitu ‘’gawir”. Dari sana masyarakat menyebutnya Kampung Nagawir yang artinya kampung jurang. Lalu Kampung Nagawir disingkat menjadi Kampung Naga.

Yuks, simak fakta Kampung Naga Tasikmalaya ini, Takaiters!

  1. Menjaga Nilai-Nilai Tradisional

Fakta pakaian adat Kampung Naga Tasikmalaya
Foto: kumeokmemehdipacok.blogspot.com

Di zaman yang sudah modern ini, masyarakat tersebut masih menjaga adat istiadat nenek moyang mereka. Hal ini bertujuan untuk menghormati leluhur atau karuhun.

Di samping itu, semua ajaran yang bukan dari ajaran karuhun termasuk melanggar adat dan akan mendatangkan petaka. Mereka juga memerhatikan tingkah lakunya karena akan ada dampaknya.

Sebagai contoh adanya hutan yang dikeramatkan oleh penduduk. Hal ini bukan karena mistis tapi untuk menjaga kelestarian alam kampung tersebut.

  1. Arsitektur Rumah Tradisional

Foto: indonesiaku.com

Desain rumah di kampung ini berbentuk panggung. Panggung adalah rumah tradisional sunda yang dibuat dari kayu dan bambu. Bangunan rumah tersebut disangga oleh batu.

Namun khusus di kampung ini bagian atapnya terbuat dari injuk, daun nipah, atau alang-alang. Dinding terbuat dari bilik yang tidak boleh dicat. Di dalam rumah tersebut tidak ada kursi, meja, tempat tidur, dan perabotan rumah lainnya.

Penataan rumah harus menghadap Utara atau Selatan dan memanjang ke arah Barat atau Timur sehingga tampak rapi. Sedangkan letak kamar mandi dan kandang ternak harus berada di luar lingkungan perumahan.

  1. Jumlah Rumah yang Sama

Fakta bahasa sunda Kampung Naga Tasikmalaya
Foto: egindo.co

Dari dulu hingga kini, jumlah bangunan terdiri dari 103. Jumlah tersebut sudah termasuk satu mesjid, satu ruang pertemuan, dan satu lumbung padi umum. Tidak ada perubahan sama sekali.

  1. Tidak Ada Aliran Listrik

Foto: kompasiana.com

Warga kampung menolak adanya aliran listrik. Menurut para pemuka adat, hal ini agar tidak terjadi ketimpangan sosial di antara penduduk. Selain itu, penggunaan gas elpiji juga tidak diizinkan di sini.

Jadi jika Anda mengunjungi kampung ini maka batre handphone harus penuh atau membawa power bank.  

Kampung Naga tampak subur, sejuk, asri, dan nyaman. Dengan begitu, Anda akan merasa betah melancong kesana.

Nah, itulah 5 fakta Kampung Naga Tasikmalaya. Selamat berkunjung, ya Takaiters!