Hai, Takaiters!

Malas adalah salah satu dari kata sifat, yaitu sesuatu yang sengaja tidak dilakukan, bisa jadi karena tidak suka, enggan ataupun segan, sedangkan bermalas-malasan adalah kata kerja, yang mana kita sama sekali tidak berbuat apapun alias berlengah-lengah saja. Contohnya seperti tidur-tiduran, ataupun tidak melakukan hal yang bermanfaat.

Namun, kenapa rasa malas bisa timbul tiba-tiba? Tentu saja bisa karena malas adalah merupakan salah satu sifat alamiah manusia. Ya, sama saja seperti rajin yang bisa datang kapan saja, bahkan kadang tanpa disadari.

Apalagi jika mungkin kamu tidak merasa punya beban, atau terbebani dengan sikap malas, misalnya saja tidak ada yang dirugikan atau tidak mendapat hukuman. Atau bahkan bisa jadi berpikir bahwa tidak akan mendapat reward apapun jika ternyata kamu rajin. Padahal seyogyanya rasa malas itu merugikan diri sendiri.

Berikut ini adalah poin-poin untuk menghilangkan dampak tidak baik (buruk) dari rasa malas. Pahami dan sadarilah dan sebaiknya segeralah eksekusi, ya, Takaiters!

1. Jangan Menumpuk Pekerjaan

Foto: aura.tabloidbintang.com

Dengan bermalas-malasan akan semakin banyak hal yang harus dikerjakan. Pekerjaan yang semakin banyak pada saatnya toh harus diselesaikan juga, kan? Inilah akibatnya jika kamu menunda-nunda karena rasa malas.

2. Prioritaskan yang Harus Didahulukan

Kamu harus pintar-pintar memilah mana yang harus lebih dahulu dikerjakan dan mana yang bisa belakangan dikerjakan. Ini namanya efektif, jadi kamu tidak bolak-balik dalam menyelesaikan sesuatu.

3. Disiplin Soal Waktu

Foto: pexels.com

Dengan pandai mengatur waktu berarti kamu berusaha berdisiplin dan menghargai diri sendiri. Artinya kamu berusaha agar tidak berada dalam masalah lebih lama.

4. Tenangkan Pikiran

Foto: pexels.com

Jangan malah larut dengan pekerjaan yang tidak selesai-selesai. Mulailah berpikir lebih bijak dan jernih sehingga kamu bisa menentukan langkah selanjutnya untuk memulai menyelesaikan satu persatu pekerjaan.

5. Mulai dari yang Paling Sederhana dan Segera Eksekusi

Foto: reformata.com

Kebiasaan baik jika sering dilakukan bisa menjadi karakter, itu naluriah. Segeralah memulai sesuatu yang paling sederhana dalam diri kamu untuk menghilangkan rasa malas. Bulatkan tekad untuk melabeli diri sendiri menjadi si rajin.

Setelah kamu mampu mengatasi rasa malas, sudah pasti akan merasa lega. Pasti kamu tak ingin gagal, Guys, mencapai cita-cita atau tertunda meraih hal-hal berharga lain ataupun penting dalam kehidupan. Tentu juga akan ada kepuasan tersendiri jika dengan berhasil membuang jauh-jauh rasa malas akhirnya menuai hasil sesuai harapan, bukan? Kebahagiaan kamu akan terpancar dan pasti akan tersampaikan juga pada orang lain. Semoga.