Hai Takaiters!

Film merupakan media komunikasi audio visual yang berfungsi untuk menyampaikan pesan tertentu kepada orang lain atau sekelompok orang (Effendy, 1986). Pesan tersebut bisa meliputi pesan moral, pendidikan, informasi, hingga hiburan.

Di masa liburan akhir tahun seperti ini pula, menonton film untuk menghabiskan waktu adalah kegiatan yang paling tepat. Selain dapat menghibur, Takaiters juga akan mendapatkan pesan moral yang baik, terutama jika yang ditonton merupakan film pendidikan.

Film apa saja kiranya yang bisa dimasukan ke dalam daftar tonton Takaiters selama liburan ini? Berikut Takaitu.id telah merangkum 4 film pendidikan terbaik yang bisa ditonton untuk mengisi waktu luang liburan kalian.

1. Laskar Pelangi (2008)

film pendidikan terbaik indonesia
Foto: minews.id

Dapat dibilang, film “Laskar Pelangi” yang diadopsi dari Novel karya Andrea Hirata ini merupakan salah satu fil pendidikan terbaik yang ada di Indonesia. Hal tersebut wajar, karena dengan hadirnya film ini, dapat membangkitkan kembali semangat anak bangsa untuk terus merajut mimpi meski dalam keadaan serba kekurangan dan terbatasnya fasilitas.

Selain itu, film “Laskar Pelangi” yang hadir pada medio 2008 ini juga mengangkat kisah yang sarat akan pesan moral dan mengajarkan pada Takaiters semua bahwa ilmu dan pendidikanlah yang dapat merubah dunia bukan hanya uang.

2. Hidden Figures (2016)

film pendidikan terbaik di dunia
Sumber: vox.com

Film pendidikan lain yang bisa di masukan ke dalam daftar tonton Takaiters adalah film Hidden Figure yang merupakan film biografi yang diadaptasi dari buku non fiksi  karangan Margit Lee Shetterly. Film ini juga disutradarai oleh Theodore Melf.

Dalam ceritanya, film ini menggambarkan peran tiga wanita yaitu Katherine Johnson, Dorothy Vaughan, dan Mary Jackson dan merupakan ahli matematika yang pertama kali mengerjakan kalkulasi persamaan matematika dengan tangan.

Sehingga, atas hal tersebut, memungkinkan pahlawan ruang angkasa seperti Neil Amstrong, Alan Shepard, dan Glenn untuk bepergian dengan aman ke ruang angkasa.

Namun sayangnya, keberadaan mereka dalam sejarah Amerika sempat dianggap tidak jelas oleh publik hingga kisah mereka akhirnya difilmkan.

3. 9 Summers 10 Autumns (2013)

 

Foto: jenesia.com

Film ini mengisahkan tentang Iwan Setyawan (Ihsan Tarore), anak laki-laki yang tumbuh besar di kaki Gunung Pandeman, Malang, Jawa Timur. Diceritakan juga bahwa dia merupakan anak dengan segala keterbatasan ekonomi dan memiliki 7 orang saudara.

Namun, meski sulit secara ekonomi, Iwan kecil tetap memiliki impian yang sederhana. Dia ingin memiliki sebuah kamar yang bisa ditinggali sendiri.

Singkat cerita, akhirnya Iwan berkuliah di IPB dengan mengambil jurusan Statistika. Berkat ketekunanan dan tekadnya juga, akhirnya Iwan berhasil menyelesaikan studinya dan mendapatkan peneawaran bekerja di New York setelah sebelumnya bekerja di Danareksa Research Institute selama 3 tahun.

Selama 10 tahun itu Iwan meniti karir di New York mulai dari jabatan Senior Manager Operations hingga menjabat sebagai Director Internal Client Management Data Analysis and Consulting Nielsen Consumer Research New York, semua itu berkat kinerjanya yang cemerlang.

Hingga pada akhirnya, Iwan yang memiliki impian memiliki kamar sendiri sedari kecil dapat terlaksana. Bahkan lebih dari itu, dia juga bisa menyulap ruangan 6×7 meter tempat keluarganya dulu tinggal menjadi sebuah istana megah.

Dari cerita tersebut pula, takaiters memperoleh pesan moral bahwa kekurangan bukanlah alasan untuk menyerah. Sebuah keinginan sederhana bisa menjadi impian yang nyata bahkan lebih besar dari keinginan kita sebenarnya.

4. The Theory of Everyting (2014)

 

film pendidikan terbaik untuk anak sd
Foto: hungama.com

Film ini merupakan biografi tentang perjalanan hidup seorang Stephen Hawking mulai dari dia masih mahasiswa hingga ia menemukan teori mengenai lubang hitam (Black Hole) dan asal usul penciptaan alam semesta secara ilmiah (Big Bang Theory).

Dalam film ini juga menceritakan penyakit yang diderita Stephen Hawking yakni Amyotrophic Lateral Sclerosis. Namun, dengan keadaan penyakit langka itu juga, dia tidak menyurutkan sedikitpun semangat untuk terus mendalami penelitiannya, hingga menghasilkan kontribusi yang besar bagi kehidupan alam semesta.

Selain mengisahkan tentang perjuanganya, pada film ini juga diceritakan bagaimana perjalanan kisah cinta Stephen Hawking bersama istrinya Jane Hawking, mulai dari pertemuan pertama hingga mereka menikah dan memiliki anak.

Itulah 4 film yang memiliki konsep pendidikan dan pesan moral yang begitu mendalam. Kira-kira, dari keempat film tersebut, adakah yang telah masuk daftar tonton Takaiters?